Wednesday, August 15, 2007

cumpleaos felices!!

yahuuu yahuuu...
hehaaa... ada dua teman saya yang ber ultah ria tgl enam iniyyhh.... shera sama dheiya.. dua - duanya surprise dadakan...dan gagal total smuahh!! EOnya dodol ;p
jadiii, surprise pertama pas jam dua belas, kita mw bawa kue ke kamarnya.. tapi tapiii, pas udah di tangga lagi nyalain korek, mana korek apinya kaga nyala-nyala pula, eh si dheiya kburu kluar kamar, mampus kan tuh?! kita smua pada buru-buru turun tangga!dan saya?saya yang ga bisa lari buru-buru inih pasrah saja dengan posisi membatu, meratakan badan sama tembok.akhiirnya... saya treaak aja lah, skalian bikin ancur rundown... treak-treak kaya sapi gila;p h
epibersdey dheiya.... hahahaaaaaaaaaaa.... tiup lilin deh si dheiya.. rawk!!teruuus pas ultah, dheiya dihujani banyak fans! bayangin!jam12 ada yang jauh2 dayeng ke jatinangor buat bawa kado!mauuuu ;(










(*parade bajudaster indekost*telala.saya yg b'poni.lia.dheiya yg ber-cardigans.gaya kcil)


okay2,bubu cha..bsok masi ada surprise buat shera. jadi,
surprise buat shera dibikin di kampus... nyantai aja, yang namanya shera agaaga lembot, jadi surprisenyah gancil! ;p shera digiring ke gasibu blkg gdun4.surprise saiang...
"hah hah, paan neh?"kata shera
"ini kue tarrt.hepii bersdayy..."
"makasi yaa, tapi gw ga suka kue tart.paling klo gw makan,bis tu dilepehin lagih."
"(bete) udah mahal2 kan sher ;{"
"buat lo aja ya, cha.."kata shera lagi.
"horeeehoreeee (saya dan lia salto-salto jumpalita
n ;p)







( lagih berebut jatah kue,makluumm,sengaja ga makan dari kostan ;p )
(lia.onta.achie.anggi.shera.me!)

wish them all d best!!! *hug*

*bad bad bad*

tea, tea and blanket covered me tonight.
ada bertumpuk gumpalan tissu kusut di pojokan pintu kamar kostan saya.
saya flu.. flu berat teramat parah sepertinya...
sebuah lagi menyangga cairan di hidung saya. malang.. dan tak lagi saya mau meminum obat.
saya benci obat. karena cita - cita jadi dokter tak kesampaian..
ouw im dizzy dizzy so perfectly..

not least

aku mengamatinya, geriknya. seperti yang tak pula hatinya inginkan untuk kembali.
jemari itu- ya, ia mengibaskan rambut - rambut kecil disekitar alis, menyentuh - nyentuhnya sebagian,
rasanya seperti sesuatu yang terbatasi..

ataupun aku seperti sebuah luka yang menghampirinya?
'jangan menyentuh lukanya lagi'..
hatinya bergegas tak ingin melaruti sebuah kemungkinan yang tak mungkin..
dan lukanya pun sudah mengecil, lihat saja rona wajah yang sedatar tanpa sebuah pengaitan di masa lalu..
bertawa dan menggurau..

oh.. melodrama romantika cahaya,
diatas atap dunia tanpa batas berwarna hitam,
bila kau melihatnya- cahaya - cahaya yang tersungging
untuk semua yang berarti di dunia ini,
dan sinar - sinar yang penuh kekosongan,
begitu pula dengan kesedihan di hatiku..
padahal aku sudah berusaha sebaik mungkin tak ingin merindukannya malam ini..


sudahlah, jangan bertingkah seperti orang bodoh..


aku berpegangan pada nafasku yang terhela,
aku menghargainya, untuk sesuatu yang melebihi apapun.
maafkan hati yang tersakiti..


kemudian, dia memastikan gadis itu tlah pergi dari dunianya.... tidak pun debu - debu yang menjejak.
dan aku berusaha mengakhiri duniaku yang telah berakhir.